Dedy menuturkan, dugaan awal penyebab insiden ini adalah abrasi antara tembok yang melapisi dinding bagian dalam tungku dengan logam cair yang ada di dalam tungku itu.Dwikorita mengatakan, peningkatan suhu tersebut akan memicu terjadinya cuaca ekstrem dan anomali iklim yang semakin sering. Intensitasnya pun semakin kuat dengan durasi panjang.Pihakn